Menentukan frame kacamata untuk wajah bulat bukan sekadar soal tren, melainkan soal menciptakan ilusi optik yang seimbang. Berdasarkan prinsip estetika geometri, wajah bulat membutuhkan garis-garis tegas untuk memecah kelembutan kontur wajah. Berikut adalah panduan teknis yang telah saya uji untuk mendapatkan tampilan yang lebih proporsional dengan model kacamata sesuai.
Baca Juga: Panduan Memilih Kacamata Miu Miu Sesuai Bentuk Wajah dan Kepribadian

Panduan Memilih Kacamata untuk Wajah Bulat
Dalam memilih model kacamata, memang ada baiknya disesuaikan dengan bentuk wajah. Misalnya saja wajah bulat. Supaya lebih mudah menemukan kacamata yang sesuai dengan wajah bulat, bisa perhatikan panduan di bawah ini.
Pilih Frame Tebal
Nyatanya frame kacamata yang tebal sangat cocok untuk pemilik wajah bulat. Hal ini karena frame tersebut bisa memberi kesan tirus. Namun saat saya mencoba frame tebal, ternyata beratnya di hidung perlu diperhatikan.
Berdasarkan pengalaman saya mencoba berbagai material pun, frame acetate tebal cenderung lebih berat dibanding ultem atau titanium. Jika memiliki bridge hidung yang rendah, carilah frame tebal dengan nose pad terpisah agar kacamata tidak melorot dan menekan pipi yang bulat.
Wajah bulat juga biasanya memiliki panjang dan lebar yang hampir sama. Sehingga butuh frame yang lebih lebar daripada tinggi untuk menciptakan efek memanjang.
Lalu menurut prinsip proporsi wajah, frame kacamata tidak boleh melewati alis secara berlebihan dan harus sejajar dengan tulang pipi untuk menciptakan struktur.
Pilih Bingkai Kotak
Selain memperhatikan frame, pastikan juga mengecek bingkai. Pemilik wajah bulat disarankan untuk menggunakan kacamata yang bingkainya kotak atau persegi panjang. Wajah yang bulat pun tak akan terlihat semakin bundar jika menggunakan kacamata tersebut. Alasannya karena bingkai kacamata tersebut bisa menciptakan kontras sekaligus memberi sudut pada fitur wajah pemakainya.
Sebagaimana penjelasan toko kacamata terkemuka ai.glasses.id, selain kotak, pemilik wajah bulat juga terlihat cocok saat menggunakan kacamata cat eye dan aviator dengan sudut bawah lebih kotak (navigator). Penampilan pun tampak semakin kece saat menggunakannya.
Penting diketahui, hindari aviator klasik yang berbentuk tetesan air (teardrop) karena akan mengikuti lengkungan pipi. Pilihlah model navigator yang memiliki garis bawah lebih datar.
Secara estetika optik pun, prinsip ‘Rule of Opposites‘ menjadi standar utama bagi para optisian dalam menyarankan bingkai.
Aspek Teknis Lensa untuk Wajah Bulat dengan Minus Tinggi
Bagi pemilik mata minus tinggi (di atas -4.00), pertimbangkan High Index Lenses (minimal 1.60). Lensa standar cenderung menciptakan efek distorsi ‘mata ikan’ yang secara visual memperlebar dimensi wajah. Lensa yang lebih tipis dan rata (asferis) akan menjaga proporsi mata tetap alami di dalam bingkai.
Kacamata Cat Eye vs Aviator
Sebagaimana uraian yang kita singgung tadi, kacamata cat eye dan aviator dengan sudut bawah lebih kotak (navigator) sangat cocok untuk pemilik wajah bulat. Namun jika harus memilih salah satunya, bisa cek perbandingan berikut.
Untuk bentuk, cat eye biasanya memiliki sudut lancip ke atas. Sementara untuk aviator, bingkainya lebar dengan lensa berukuran besar.
Perbandingan berikutnya, bisa cek seputar kesan yang ditampilkan. Cat eye bisa menampilkan kesan tajam sekaligus vintage. Sedangkan untuk aviator, kesan yang terlihat ialah klasik sekaligus maskulin.
Baca Juga: Panduan Memilih Kacamata untuk Wajah Oval Tampil Lebih Stylish
Jangan sembarangan dalam memilih kacamata untuk wajah bulat. Pastikan menjadikan tips di atas sebagai panduan dalam memilih atau membelinya.

Saya merupakan fashion enthusiast yang telah berpengalaman selama 5 tahun dalam mengamati dan mengulas tren aksesoris, terutama kacamata. Berbekal pemahaman tren dan kebutuhan pengguna, saya menghadirkan ulasan yang informatif dan aplikatif.



